BITUNG. PADUnet.com — Anggota DPRD Kota Bitung dari Dapil 1 Kecamatan Maesa, Syam Panai, berhasil menuntaskan reses masa sidang pertama Tahun Sidang 2025-2026 dengan mengambil tempat yang tidak biasa: Warkop TKB, salah satu pusat keramaian paling ramai di tengah Kota Bitung. Pemilihan lokasi yang strategis ini langsung menyedot perhatian warga dari berbagai kalangan, mulai dari pedagang, sopir angkot, hingga pegawai kantoran. Selasa, 2/12/2025.

“Warkop TKB ini memang tempat berkumpulnya semua lapisan masyarakat. Saya ingin aspirasi yang diserap tidak hanya didengar oleh yang hadir, tapi juga bisa menyebar luas lewat obrolan-obrolan di warung kopi,” ujar Syam Panai di sela-sela kegiatan.

Dua isu utama yang paling banyak mendapat sorotan adalah program BPJS Kesehatan gratis dan permasalahan data Bantuan Sosial (Bansos). Terkait BPJS gratis, Syam Panai kembali mengingatkan masyarakat agar segera mengurus kepesertaan sebelum sakit menyerang. “Syaratnya sangat mudah, cukup bawa KTP dan Kartu Keluarga ke kelurahan atau kecamatan, data langsung tercover otomatis. Jangan sampai sudah masuk rumah sakit baru panik mengurus berkas,” tegasnya.

Ia juga mengimbau warga yang baru mengurus atau memperbarui BPJS untuk tetap membawa KTP asli sebagai antisipasi jika kartu lama bermasalah atau ditolak sistem.

Sementara itu, keluhan terkait Bansos banyak bermuara pada kesulitan penggunaan aplikasi penginputan data. Menjawab keresahan tersebut, Syam Panai menyampaikan bahwa Dinas Sosial Kota Bitung telah menyiagakan petugas pendamping di lapangan. “Jika ada warga yang tidak lagi menerima bantuan atau datanya salah, langsung lapor ke kelurahan. Lurah akan menjadi koordinator untuk menyelesaikan bersama Dinsos,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh masyarakat setempat, Wahyudin. Syam Panai menutup reses dengan harapan agar forum-forum seperti ini terus menjadi jembatan antara wakil rakyat dan konstituennya.

“Saya ingin masyarakat tahu kendala di lapangan, sekaligus tahu solusi yang sudah disiapkan pemerintah. Dengan begitu, kepercayaan publik tetap terjaga,” pungkas Syam Panai.