PADUnet.com. BITUNG –- Tim Malukade Kota Bitung kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menggelar kegiatan penggalangan dana bagi korban bencana banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Wakil Ketua Tim Malukade Kota Bitung, Ferawati Kantohe, menyampaikan bahwa kegiatan kemanusiaan ini merupakan kali keenam yang dilakukan oleh Tim Malukade.

Sebelumnya, penggalangan dana telah dilaksanakan di berbagai wilayah, mulai dari Siau, Tagulandang, Gorontalo, Manado, hingga Lembeh, dan kali ini dipusatkan di Kota Bitung.

“Ini sudah yang keenam kali Tim Malukade melakukan kegiatan penggalangan dana. Sebelumnya kami bergerak di Siau, Tagulandang, Gorontalo, Manado, Lembeh, dan terakhir di Kota Bitung,” ujar Ferawati. Kamis, (08/01/2026).

Dengan mengusung slogan “Tim Malukade diberkati untuk menjadi berkat”, kegiatan penggalangan dana kali ini secara khusus ditujukan untuk membantu para korban banjir bandang yang terjadi pada 5 Januari lalu di Siau Barat, yang berdampak pada beberapa wilayah.

Ferawati menjelaskan, penggalangan dana telah dilaksanakan sejak hari Senin dan akan berlangsung hingga Sabtu. Selanjutnya, bantuan yang terkumpul direncanakan akan dikirimkan melalui jalur laut pada hari Selasa pekan depan.

“Penggalangan dana kami lakukan dari hari Senin sampai Sabtu, dan rencananya bantuan akan dikirim melalui jalur laut pada hari Selasa pekan depan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan harapan dan doa bagi keluarga yang terdampak bencana agar tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan yang terjadi.

“Kami berharap keluarga yang terkena bencana alam tetap kuat dan tabah menghadapi ujian ini. Duka mereka adalah duka kami juga yang ada di Kota Bitung, terlebih kami yang tergabung dalam Tim Malukade,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Ferawati mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan saudara-saudara di Pulau Siau agar tetap percaya bahwa setiap peristiwa memiliki makna yang indah dalam rencana Tuhan.
“Kiranya

saudara-saudara kami di Pulau Siau, Kabupaten Sitaro, tetap mengamini bahwa segala sesuatu yang terjadi pasti memiliki maksud Tuhan yang indah bagi keluarga kami yang terdampak musibah banjir bandang,” pungkasnya.