BITUNG. PADUnet.com  — Kekecewaan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) mencuat usai pelaksanaan penertiban di kawasan pusat kota. Para pedagang menyoroti tidak hadirnya petugas Perumda Pasar Bitung di lokasi saat penertiban berlangsung. 16/4/2026

Padahal, menurut mereka, selama ini para pedagang rutin membayar jasa pelayanan kebersihan serta jasa keamanan kepada Perumda Pasar.

Pedagang bahkan menyatakan keberatan untuk tidak membayar jasa pelayanan kebersihan dan jasa pelayanan keamanan. Mereka menilai Perumda Pasar tidak menunjukkan keberpihakan terhadap pedagang kecil.

“Kami tidak akan membayar jasa pelayanan lagi, karena selama ini Perumda Pasar tidak memperhatikan nasib kami sebagai pedagang,” tegas Pedagang yang biasa berjualan di kawasan pusat kota.

Menurut mereka, kondisi ini menimbulkan ketidakpercayaan terhadap pengelolaan pasar. Para pedagang mempertanyakan transparansi penggunaan dana yang selama ini mereka bayarkan. Bahkan, muncul dugaan adanya pungutan yang tidak jelas peruntukannya.

“Kalau memang ada kewajiban membayar, harus jelas manfaatnya. Jangan hanya menagih, tapi saat kami butuh perlindungan atau pendampingan, tidak ada,” Ujar Pedagang.