BITUNG. PADUnet.com — Dalam semangat persaudaraan lintas agama dan pembangunan bersama, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Paroki Stella Maris Bitung menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen umat Katolik untuk turut serta dalam membangun harmoni sosial dan solidaritas antarumat beragama di tengah keberagaman Kota Bitung. Kegiatan berbagi takjil dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2026, bertempat di depan SD Katolik St. Stephanus Aertembaga, Jalan Samuel Languyu, Kelurahan Winenet Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Acara ini diikuti oleh anggota WKRI Cabang Paroki Stella Maris Bitung beserta umat Katolik setempat, dengan membagikan takjil berupa makanan dan minuman ringan untuk berbuka puasa kepada para pengguna jalan, warga sekitar, dan khususnya saudara-saudara Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Puasa Pembangunan Berjalan Bersama Gereja dan Umat Beragama”. Melalui aksi sederhana ini, WKRI Paroki Stella Maris Bitung ingin menegaskan bahwa puasa tidak hanya menjadi ibadah pribadi, tetapi juga momentum untuk membangun kebersamaan, saling mengasihi, dan mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif serta damai. Kegiatan ini sejalan dengan semangat Kerukunan Umat Beragama yang terus digaungkan di wilayah Sulawesi Utara.

Ketua WKRI Cabang Paroki Stella Maris Bitung, Margaretha Elisabeth Adouw S.A.g, menyampaikan, “Berbagi takjil ini adalah bentuk kecil dari kasih Kristus yang kami hayati. Kami berharap dapat terus berjalan bersama umat beragama lain dalam membangun Kota Bitung yang lebih harmonis dan sejahtera.

Puasa pembangunan bukan hanya milik satu agama, melainkan panggilan bersama untuk kebaikan bersama.”
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar dan diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk saling berbagi di bulan Ramadhan. WKRI Paroki Stella Maris Bitung berkomitmen untuk terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kerukunan umat beragama di masa mendatang.