BITUNG. PADUnet.com — Kabar duka menyelimuti Kota Bitung. Salah satu tokoh pemerhati pembangunan dan sosial kemasyarakatan, Darma Baginda, dikabarkan meninggal dunia. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini mengenal dedikasi dan kepeduliannya terhadap perkembangan Kota Bitung. Selasa (23/6/2026)

Darma Baginda dikenal sebagai sosok yang aktif memberikan masukan, kritik konstruktif, serta perhatian terhadap berbagai isu pembangunan, pelayanan publik, dan kehidupan sosial kemasyarakatan di Kota Bitung. Selama bertahun-tahun, almarhum menjadi salah satu figur yang konsisten menyuarakan aspirasi masyarakat demi kemajuan daerah.

Pemerintah Kecamatan Maesa turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum. Mewakili Camat Maesa, Sekretaris Kecamatan Maesa Yukhrestan Ferdy Janis, SE menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian salah satu putra terbaik Kota Bitung tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Maesa, mewakili Camat Maesa bersama seluruh jajaran, serta secara pribadi, kami menyampaikan turut berduka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Darma Baginda. Beliau merupakan salah satu pemerhati Kota Bitung yang selama ini menunjukkan kepedulian besar terhadap pembangunan dan kemajuan daerah,” ujar Jemi.

Menurutnya, berbagai pemikiran, masukan, dan kontribusi yang diberikan almarhum selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Kota Bitung.

“Kami kehilangan sosok yang memiliki perhatian besar terhadap masyarakat dan daerah. Semoga segala pengabdian, kebaikan, serta dedikasi beliau menjadi amal ibadah yang diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya.

Jemi juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi masa-masa duka.

“Kami berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta penghiburan dari Tuhan dalam menghadapi cobaan ini. Kepergian beliau tentu menjadi kehilangan bagi banyak pihak, khususnya masyarakat Kota Bitung,” katanya.

Kepergian Darma Baginda tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat yang selama ini mengenalnya sebagai pribadi yang peduli terhadap berbagai persoalan daerah. Sejumlah tokoh masyarakat dan warga turut mengenang almarhum sebagai figur yang terbuka, kritis, dan selalu berupaya mendorong kemajuan Kota Bitung melalui berbagai pemikiran dan gagasannya.

Prosesi penghormatan terakhir kepada almarhum berlangsung dalam suasana haru, dihadiri Pemerintah Kota Bitung, keluarga, kerabat, sahabat, insan Pers, serta berbagai unsur masyarakat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.

Selamat jalan, Darma Baginda. Dedikasi dan pengabdianmu bagi Kota Bitung akan selalu dikenang.

Liputan: Wempi Padu